Tampilkan postingan dengan label Teckno. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teckno. Tampilkan semua postingan

Senin, 31 Oktober 2011

Garam Bikin Harddisk Simpan Banyak Data

Posted by Rhasif 13.05, under | No comments


Garam menjadi bumbu dapur yang tidak dapat dilewatkan saat memasak. Kini, garam bisa menjadi bahan khusus agar hard disk komputer baru Anda mampu menyimpan data enam kali lebih banyak dari hard drive yang ada.

Peneliti dari Singapura menemukan bahwa sodium klorida di dalam garam meja dapat menjadi kunci untuk menjadikan hard drive lebih padat agar bisa menyimpan lebih banyak informasi.

"Hasil yang didapat ialah apabila "bits" tersebut dapat menjadi lebih padat maka akan mengurangi waktu memproses informasi," kata Joel Yang, ilmuwan dari Institut Penelitiaan Bahan Singapura, Selasa (18/10).

Teknologi yang telah hadir pada hard drive sekarang hanya terbatas pada teknologi yang hanya bisa mengisi bagian kecil informasi. Setiap butir memiliki ukuran sekitar 7-8 nanometer. Padahal, tim riset telah membuktikan bahwa butir yang berukur 10 nanometer dapat menambahkan kapasitas informasi di dalam hard drive.

Dengan menggunakan sinar tembak elektron, mereka dapat melacak pola struktur nano di kaca film yang menutupi dasar hard drive. Lalu, mereka menggunakan cairan pengembang asin untuk membersihkan bagian dari film yang terkena elektron dan membuahkan hasil pola yang diinginkan.

Teknik tersebut digunakan untuk memperbesar ukuran dari luar permukaan dari hard drive, yang akan membantu individu dalam proses penyimpanan informasi. (msnbc/MEL)

AWAS, Sms Curang Meraja Rela

Posted by Rhasif 13.03, under | No comments


Sekarang ini sering beredar berbagai jenis pesan singkat atau sms baik bernada penipuan maupun bujuk rayu. Hampir seluruh pengguna telepon seluler dari berbagai operator telepon pernah menerima sms sejenis. "Sudah beberapa kali, seperti minta pulsa. Tidak besar sih, tapi mengganggu," kata Suparni, warga Jakarta, Sabtu (1/10).

Namun, pihak operator telepon seluler, justru menyatakan konsumenlah yang harus berhati-hati. "Kalau mendapatkan sms yang sifatnya iming-iming atau sebagai penipuan, segera klarifikasi ke operator," kata R Indra, GM Corporate Comm Telkomsel. Hal senaga dikatakan Febriati Nadira, Head of Corcomm XL. "Sebaiknya yang dilakukan pelanggan adalah langsung menghubungi customer service," ucap Febriati.

Situasi ini membuat mahasiswa dari Lingkar Studi Mahasiswa Jakarta mendesat pemerintah dalam hal ini Kementerian Komunikasi dan Informatika melindungi para pengguna telepon seluler. "Empat digit nomor yang masuk dan menyedot pulsa, sekitar Rp 500 sampai Rp 2.000. Kita bayangkan saja pengguna handphone hari ini sekitar 200 juta," ujar Akbar, Ketua Lingkar Studi Mahasiswa Jakarta.

Gatot Dewobroto, Huma Kementerian Komunikasi dan Informatika, meminta masyarakat yang merasa dirugikan dengan sms seperti ini agar menghubungi kontak center BRTI di nomor 159. "Tidak dipungut biaya, tidak dipotong pulsa," ucap Gatot.

Para mahasiswa juga berencana mendirikan poskountuk menampung keluhan masyarakat berkaitan dengan sms tidak bertanggung jawab.(BOG)